Portal Media Kesehatan Terbaik

Loading...
Loading...

Waspada Inilah Bahaya Dari Wortel Yang Banyak di Jual Supermarket !

Sponsored Links
.
.
Loading...
Jika dilihat dari tampilannya yang segar, pasti Anda berpikir baby carrot atau wortel bayi merupakan salah satu dari pilihan makanan sehat. Wortel jenis ini biasanya dijual di supermarket, dengan bentuk kedua ujungnya yang bulat dan dikemas dalam kantung plastik.

Tetapi masalahnya, wortel berukuran mungil ini juga dikenal sebagai wortel cocktail kecil, yang tidak ditanam seperti wortel biasa. Banyak orang yang tidak mengetahui, sebenarnya wortel jenis ini dibuat menggunakan wortel biasa yang berukuran lebih besar. Kemudian wortel tersebut dipotong-potong dan dibentuk menjadi wortel koktail melalui proses mekanis.

Fakta yang paling mengejutkan adalah, pada tahap akhir, wortel-wortel ini dibilas dengan larutan klorin, yaitu bahan kimia karsinogenik yang biasa digunakan untuk menjaga air kolam renang agar tetap bersih.

Masalahnya, wortel jenis ini berbentuk tumpul karena kedua ujungnya telah dipotong dan dibentuk menjadi wortel koktail. Untuk mempertahankan kesegarannya, wortel ini dicelupkan ke dalam larutan air dan klorin.

Jika Anda masih asing dengan klorin, ini merupakan gas berwarna kuning-hijau yang sangat beracun yang biasa digunakan dalam bahan kimia, seperti produk-produk pembersih rumah tangga. Bahan kimia ini juga ditemukan di daerah industri, terutama di pabrik-pabrik pengolahan kertas.

Ada tes sederhana yang dapat Anda lakukan untuk melacak kandungan klorin di dalam baby carrot. Cukup dinginkan wortel mungil ini selama beberapa hari, jika Anda menemukan bintik-bintik putih pada permukaannya, ini merupakan zat klorin. Tetapi, tidak semua orang sependapat dengan hal ini.

Dr Joe Schwarcz, seorang profesor kimia di McGill University mengklaim bahwa ini tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Menurutnya, sebelum dimasak sayuran akan dicuci dengan air yang mengandung klor, sehingga dapat mengurangi bakteri pada sayuran tersebut, sehingga kesehatan konsumen tetap terlindungi.

Kesimpulannya, klorin merupakan bahan kimia beracun, yang secara efektif dapat membunuh organisme hidup. Ini berarti, ketika dicerna, klorin dapat membunuh bakteri usus yang menguntungkan dan flora usus.

Sejumlah penelitian telah menghubungkan paparan klorin dengan sejumlah masalah kesehatan, termasuk sakit tenggorokan, batuk, penyakit mata dan iritasi kulit, napas cepat, nyeri di daerah paru-paru, penyempitan bronkus, mengi, warna biru pada kulit, akumulasi cairan di paru-paru, kolaps paru, dan asma.

Sumber: Curejoy.com
Sponsored Links
Loading...
Tag : Kesehatan, Tips
loading...
Back To Top