Portal Media Kesehatan Terbaik

Loading...
Loading...

KISAH NYATA..!! SANG ISTRI BEKERJA JADI TKW KARENA HUTANG,. DI INDONESIA SI SUAMI MALAH NIKAH LAGI..

Sponsored Links
.
.
Loading...

“Kapan kalian bakal kembalikan duit kami?! ” seru salah seorang anggota koperasi pada Aini dan Aryo, suaminya yang duduk diam bagai terdakwa.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, berikanlah kami saat. Kami selalu berusaha kembalikan bebrapa duit itu, tetapi pastinya tidak bisa secepatnya, ” ucap Aini sambil menunduk menahan malu.

“Ala… itu selalu jawaban kalian. Basic penipu, koruptor! Semestinya kami sudah bisa terima utang modal lagi. Tetapi dipicu kalian menggunakan uang cicilan kami, semua jadi macet, ” gerutu yang lain.

Satu-persatu beberapa orang itu pergi tiada pamit dengan raut muka menahan berang dan umpatan yang menusuk hati.

Masing-masing ketentuan aryo, selalu berbuntut Aini sebagai kambing hitam. Aini yang harus hadapi beberapa orang yang awalnya punyai urusan dengan suaminya dan bukan hanya sekali 2 x hal sejenis ini terjadi.

“Bagaimana apabila saya ke Malaysia, Dik? ” ucap Aryo sekian beberapa penagih pergi.

“Biayanya? ”

“Ya mencari utang? ” jawab Aryo dengan gampang.

“Enak ya bila omong? Siapa lagi yang ingin yakin sama kita? Hutang kita sudah seleher Mas. Kedepannya, ujung-ujungnya seperti yang bebrapa telah. Pergi modal hutang, belum balik modal telah kembali, ” gerutu Aini kesal.

“Ya tak lha, Dik. ”

“Capek Mas dengar janjimu, tambah baik saya saja yang pergi. Bagaimana? ”

“Kamu ingin kemana? ”


“Jadi TKW ke Taiwan, selain biaya gratis, dengar-dengar gaji di sana gede. Apabila kita tidak selekasnya berusaha, kita makin susah, Mas. Anak-anak juga butuh biaya, ” jawab Aini tanpa ada fikir panjang.
.
Aryo diam. Langkah untuk
peroleh duit kelihatannya telah buntu. Beberapa orang mustahil meyakini lagi. Surat tanah juga sudah digadaikan Aryo untuk modal awal usaha.

Sekarang ini usahanya bangkrut dan masihlah ditambah hutang duit cicilan anggota koperasi yang dipercayakan pada Aini sebagai pengurus untuk lantas disetorkan ke bank. Yang setelah itu mereka ditagih, didamprat orang kesana kemari.

****
Selanjutnya, Aryo menyetujui kemauan Aini jadi TKW. Pekerjaan yg tidak pernah Aini fikirkan walau.
Jadi pembantu di negara orang dengan semuanya perbedaannya. Hanya dengan modal tekad dan nekat.

Bersyukur, semuanya sistem di PT jalan lancar. Burung besi membawa Aini ke Taiwan. Hari-hari dilalui sebagai perawat orangtua. Kemampuan fisik, hati, dan iman benar-benar diuji.

Semua cuma untuk hutang yang inginkan selekasnya Aini lunasi. Tidak mudah, karena gaji Aini juga untuk kepentingan anak-anak. Sebentar Aryo, mulai sejak Aini bekerja, selalu mencari argumen jika di tanya kemana pendapatannya habis.

“Mas, apabila semua kepentingan tempat tinggal saya yang cukupi, selalu uangmu untuk apa? Anda kan kepala keluarga, Mas? ” ajukan pertanyaan Aini.

“Uangku ya untuk kepentingan juga, Dik. Saya kan harus bayar cicilan motor juga. ”

“Dari awal telah kubilang, jangan sampai kredit motor apabila hutang belum lunas. Apa anda tidak malu dengan beberapa orang yang duitnya anda gunakan? Utang belum lunas, telah sok kredit motor, ” gerutu Aini lewat telephone.

Di seberang sana, Aryo mendengar omelan Aini hanya nyengir.
Saat selalu jalan, 1/2 kontrak kerja Aini lalui. Jangankan untuk menabung, hutang saja belum lunas semua. Tetapi berita miring mengenai suaminya mulai berembus. Ke-2 anak mereka yang sudah duduk di bangku SMP serta SMA juga mengeluhkan sikap bapaknya.

“Bu, saya malu sama tetangga, sama orang kampung. Umumnya orang menyampaikan bapak miliki selingkuhan, ” keluh putra sulungnya.

“Apa kamu paham.kamu mengerti sendiri? ”

“Aku belum tahu sih, tetapi bapak saat ini kerap tak pulang. Tidak paham nginap dimana. ”


Sumber : postshare. co. id
Sponsored Links
Loading...
Tag : Berita, Kisah
loading...
Back To Top